6 Hal Mengapa Anak Perempuan Lebih Lengket Dengan Ayahnya.

Anak perempuan kebanyakan sangat lengket dengan Ayahnya, bukan berarti tidak dengan Ibunya. Namun, biasanya Ayah lebih memanjakan anak perempuannya. Ibu lebih memiliki banyak aturan dalam keluarga. Atau lebih tepatnya Ibu lebih cerewet dibandingkan Ayah. Meskipun kecerewetan Ibu adalah suatu tindakan kepedulian dan sayangnya beliau kepada kita. Dalam kehidupan keluarga, seringkali Ayah adalah pembela anak perempuannya. Dihadapan Ibu contohnya. Jika anak perempuannya sedang dimarahi oleh Ibunya, biasanya Ayah yang meredam kemarahan Ibu dan membela si anak perempuan tersebut. Anak perempuan memiliki hati yang lebih sensitif atau lembut dibandingkan anak laki-laki yang biasanya terkesan cuek. Dengan demikian Ayah sangat menjaga hati anak perempuannya.

Ada beberapa hal yang bisa kita lihat, mengapa anak perempuan lebih lengket kepada Ayahnya?

Superhero di dunia ini adalah Ayah.

ayahh

Semenjak lahir di benak seorang anak perempuan, Ayah adalah seorang pahlawan. Lebih dari seorang pahlawan super diseluruh dunia. Kekuatannya tak hanya melindungi fisik namun juga hati. Perjuangan untuk keluarganya adalah sebuah contoh bahwa beliau adalah superhero.

Cintanya melebihi lelaki manapun di dunia.

iuy

Ayah adalah laki-laki pertama yang akan di cintai oleh putrinya. Dan Ayah, adalah satu-satunya laki-laki yang tak akan menyakiti hati perempuannya. Jika, merasa didunia ini tak ada laki-laki yang bisa mencintaimu setulus hati. Kamu salah, masih ada Ayah yang selalu mencintaimu apa adanya tanpa syarat.

Ayah tak pernah mengekang, asalkan kita tak membangkang.

 

yuh

Jika Ibu, biasanya terlalu banyak aturan. Berbeda dengan Ayah. Ayah akan selalu mendukung aktivitasmu selagi masih dalam batas baik. Kegiatan ekstrem sekalipun misalnya. Bagi sebagian Ibu, terkadang tak memperbolehkan anak perempuannya untuk mendaki gunung. Namun, bagi Ayah hal tersebut malah didukung dengan antusias. Ayah lebih membebaskan anaknya untuk melakukan banyak hal. Walaupun, dibelakangnya beliau tetap mengintaimu dengan jarak. Terlebih, jika kamu telah memiliki kekasih. Tak melarang, hanya memperhatikan dengan jarak. Namun ketahuilah, Ayah berbuat demikian hanya supaya putrinya tidak jatuh di pelukan lelaki yang salah.

Mengajarkan mandiri, agar selalu berani berdiri sendiri.

ayahu

Kesan manja sangat melekat pada diri seorang wanita. Dengan adanya kehadiran Ayah, membentuk pribadi mandiri kepada putrinya. Ayah mengajarkan untuk bekal kelak, ketika Ayah sudah tak lagi bisa menjaga putrinya dengan baik, anak perempuannya ini sudah bisa berdiri sendiri tanpa meminta bantuan Ayah. Hal-hal yang dilakukan Ayah seperti tindakan kerja keras untuk keluarga dan kemandiriannya, membuat kesan bangga dan secara tidak langsung akan dirasakan oleh sang anak ketika ia dewasa.

Jadi sahabat tempat curhat.

cuhr

Sebagai seorang pria, Ayah bisa menjadi tempat curhat paling nyaman. Saat, si anak perempuan dalam tahap sudah mengalami hal percintaan. Ayah bisa diajak berdiskusi mengenai hal percintaan dari sudut seorang pria. Karena pria biasanya berpikir dengan logika, sehingga si anak tidak hanya melulu memikirkan percintaan dengan sudut pandang perasaan saja.

Sebagai perantara dalam keluarga.

tipss

Tak memungkiri dalam keluarga terkadang menemui berbagai konflik. Ayah bisa menjadi perantara jika anak perempuan dan Ibunya sedang berselisih paham. Karena hanya laki-laki tersebutlah yang sangat mengerti perempuan-perempuan yang berada didalam keluarganya tersebut. Cara menyelesaikan masalah dari Ayah biasanya lebih bisa diterima logika, maka dengan tersebut masalah lebih mudah diselesaikan.

Itulah lima alasan mengapa anak perempuan lebih lengket dengan Ayahnya daripada Ibunya. Meski begitu, Ayah dan Ibu adalah satu kesatuan hati yang cintanya tak pernah lekang untuk putra-putrinya. So, cintailah Ayah dan Ibumu setulus hatimu, berilah banyak hal terbaik untuk mereka selagi kamu masih memiliki waktu.

Iklan

6 tanggapan untuk “6 Hal Mengapa Anak Perempuan Lebih Lengket Dengan Ayahnya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s