“Minta Putus?”, Tapi Jangan Sampai Kamu yang Merasa Pupus.

 
Tiap hubungan semua berawal indah. Setelah mengerti banyaknya kekurangan pasangan, banyak diantaranya tak tahan kemudian memutuskan untuk berhenti bertahan. Setelah itu berpikir “sepertinya lebih baik putus saja”.
Ketidakcocokan antara dua insan  akan mengakibatkan pertengkaran yang berkepanjangan, tidak perhatian, dan rasa ingin pergi menghilang dari pasangan. Jika keadaan sudah seperti ini berpisah adalah keputusan yang paling sah. Namun, jika sudah berpisah, jangan pernah menyesal, apalagi jika kamu yang meminta putus.
Hal-hal dibawah ini harus kamu hindari, jika kamu yang membuat keputusan untuk putus.
1. Berusaha untuk meminta kembali, karena Dia lebih bisa merawat diri.
alika
Bagi sebagian manusia. Ada yang menyikapi satu kesedihan dengan berpikir positif. Biasanya mereka merasa tersakiti berusaha untuk introspeksi diri. Mengubah kebiasaan buruk yang lalu menjadi kebiasaan yang lebih baik. Salah satunya adalah pada saat dulu semasa masih bersamamu, dia tak pernah berdandan, pakaiannya selalu seenaknya, makan sebanyak-banyaknya membuat badan melar sebesarnya. Kini, dia jauh lebih cantik atau tampan. Berpenampilan modis dan enak dipandang serta lebih langsing. Jangan menyesal atas keputusanmu membuang, karena dia pasti tak akan lagi mau berjuang denganmu.
 2. Prestasinya kini, melesat bagai pesawat membuatmu tercekat.
d
Setelah putus, Dia memperbaiki hidupnya dengan fokus terhadap pekerjaan yang dia inginkan.Mungkin, karena saat bersamamu, dia tak memiliki kesempatan untuk mengembangkan karyanya. Dia terkungkum dalam hubungan kalian yang hanya romansa tak bermakna. Bisnis yang dia geluti kini makin menjadi-jadi. Dia bagai artis yang sedang naik daun karena pamornya melonjak dengan congkak. Prestasinya dalam pendidikan, mengejutkan semua mata yang memandang. Jika kau tahu keadaan ini, berhentilah merutuki diri sendiri, karena dia pasti akan menertawakan hidupmu yang masih sama seperti dulu.
3. Dia terlihat lebih bahagia, senyumnya dimana-mana.
seru
Dulu waktu bersamamu, dia tak sebahagia itu sepertinya. JIka kamu merasa hal itu terjadi padanya. Itu artinya ada yang salah pada dirimu. Kamu mungkin hanya bisa membuatnya repot dan sering menyakitinya tanpa kamu sadar. Maka, pekakanlah hatimu. Terkadang, kita harus tahu keadaan dimana Dia tak harus mengungkapkan. Jika kita lebih peka dengan pasangan, dengan sendirinya kita akan tahu keinginan pasangan. Jangan terlihat sedih, jika pasanganmu sudah bahagia. Doakan saja yang terbaik untuknya.
4. Sikapnya jauh lebih Dewasa dan menyenangkan.
r
Dari tutur dan tindakannya, kini terlihat lebih hati-hati. Dulu kalau bicara suka teriak-teriak seenak jidat, sekarang dia berbicara dengan cara elegan membuat manusia didepannya tak ingin berhenti memandang. Dia lebih bertanggung jawab akan banyak hal yang dia lakukan.
Semua kejadian itu bisa terjadi pada kita. Maka, sebelum kamu memutuskan untuk putus. Pikirkanlah sebaik-baiknya. Hubungan tak ada yang sempurna, begitu juga dengan manusianya. Bila, kita merasa banyak masalah diantaranya, introspeksi saja dulu. Jangan buru-buru, siapa tahu bisa diperbaiki dan membuat kalian lebih kuat. Daripada menyesal dibelakang, ada baiknya kita berjuang.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s