Terimakasih masa lalu dan Selamat datang masa depan…

Sudah move on?  sudah..

Sudah bangkit?  sudah…

Sekarang seperti apa?

Masih dengan seputaran Move on nya saya :D.

8

Setengah tahun saya sendiri, menghadapi kesepian hati dan kekosongan hati bersama sahabat-sahabat yang selalu mendekap. Jatuh, merayap, mulai bangkit, berjalan dan sekarang berlari. Banyak hal yang bisa diambil dari kegagalan yang kemarin. Tidak mudah untuk saya bisa mengembalikan senyuman yang katanya “manis” dulu. Saya membutuhkan banyak tahapan hingga akhirnya mengikhlaskan semuanya dengan berlapang dada.

3

Ketika galau melanda, hal penghiburan saya adalah menghabiskan waktu bersama teman-teman, dan itu artinya seputaran dengan hunting kuliner dan disitu pula saya  balas dendam dengan makanan, karena makanan yang membuat bahagia kala itu. Berat Badan saya bertambah, pipi saya semakin chubby, perut saya semakin buncit, badan saya semakin bulat secara keseluruhan , muka saya juga makin hitam karena disamping senang kulineran, saya jadi tidak pernah merawat diri saya, padahal saya senang main ke tempat-tempat yang dekat dengan matahari. Ketika hati saya buruk waktu itu, penampilan saya mengikutinya. Sampai pada akhirnya, saat berfoto narsis bersama teman-teman yang biasa memang kami lakukan, semua teman mengatakan bahwa saya semakin gemuk, semakin hitam. Dari situ saya mulai merenung, mulai tidak Pede dengan kondisi badan saya, putus tidaklah menjadikan pribadi kita menjadi lebih buruk,, saya harus bangkit, saya harus mengembalikan percaya diri lagi.

9

Saya mulai berdiet waktu itu juga, saya tidak mau diajak untuk hunting kulineran lagi, saya mengurangi aktivitas saya diluar ruangan. Diet di minggu pertama, menunya masih sama hanya saya mengurangi nasi dan asupan yang dimakan, tapi itu tidak menurunkan berat saya 1 kilo pun. Saya terus mencari cara bagaimana bisa menurunkan berat badan. Akhirnya, saya memutuskan untuk berdiet tidak makan nasi, saya sama sekali tidak makan nasi, asupan yang saya makan hanya sayuran dan buah serta banyak minum air putih, jika memang lapar sekali saya tambahkan ubi, tapi itu jarang saya lakukan. Mulai per minggunya saya turun 1 kg, dalam waktu 6 minggu saya turun 6 kilo. Pencapaian yang luar biasa menurut saya, karena selama ini saya tidak pernah berdiet seniat ini :D. Saya bersyukur dari berat 66 kilo sekarang menjadi 59. Sangat amat bersyukur karena badan saya semakin terasa enteng dan sehat. Oya, saya juga melakukan olahraga ringan di dalam ruangan, misalnya skipingg, lari ditempat, yoga, dance, apapun saya lakukan yang penting berkeringat dan bergerak. Dengan diet ini juga, saya menjadi pribadi yang lebih sabar, karena saya mampu menahan godaan makanan-makanan lezat yang selalu disodorkan teman-teman terhadap saya dan itu berimbas juga terhadap pribadi saya, entah bagaimana saya jadi malas untuk marah-marah, dan juga diajarkan untuk mengembalikan senyum saya lagi :D.

6

Beberapa teman menganggap saya “ga asik”, “ga seru” karena saya selalu menolak ajakan mereka ketika mereka mengajak “hunting kulineran”. Saya hanya ingin usaha saya berhasil, sayapun tak menyerah. Dikala mereka asik bercanda tertawa bersama, saya harus olahraga mengeluarkan lemak dan keringat di tubuh saya. Sampai 2 bulan berlalu, saya menikmati hasilnya sampai sekarang, tapi saya belum puas target ideal saya 50an, saya masih berjuang sampai sekarang :D.

7

Begitu juga dengan tubuh saya, rajin merawat tubuh dengan cara alami, yang dulu jauh sekali saya tidak pernah melakukannya sedikitpun. Sekarang saya hanya ingin berusaha, ketika nanti masa depan saya  datang dia bisa menikmati hasilnya, saya lebih sabar, saya lebih kurus, saya lebih bersih :D. Karena saya sedang menjalani hubungan jarak jauh dengan pasangan saya. Saya tidak ingin dia menyesal telah memilih dan bertahan dengan saya, bertahan dengan segala keterbatasan waktu pertemuan, bertahan dengan minimnya komunikasi karena sinyal yang sulit ditempat dia kerja,bertahan dengan jarak ribuan kilometer yang memisahkan kita. Bagi saya, orang yang mau memperjuangkan saya, tidak boleh mendapatkan perlakuan yang biasa saja, saya juga harus berjuang untuk lelaki itu, lelaki yang memiliki niat baik untuk kehidupan kita kedepannya.

ajib

Terimakasih masa lalu, karenamu saya banyak  belajar dan mengajar. Karenamu saya bangkit, dan bisa menjadi pribadi yang lebih kuat, karenamu saya mau berdiet yang sudah lama saya inginkan niat itu dan sekarang saya masih bertahan dengan tubuh saya yang semakin mengecil setiap minggunya :D. Terimakasih karena perpisahan ini , semoga saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari segi sifat maupun penampilan.

we

Selamat datang masa depan, tetaplah memperjuangkan dan layak diperjuangkan, saya akan terus berusaha memantaskan diri untukmu, sampai hari bahagia itu tiba, saya dan kamu bertemu lagi :D.

Bekerjalah dengan sungguh, jaga kesehatan baik-baik, jangan lupa selipkan namaku selalu di dalam doamu, sayapun akan selalu melakukannya untukmu.

wes

Terimakasih masa lalu dan Selamat datang masa depan, terimakasih juga mau bersabar menunggu. 😀

ini dimuat di vemale.com loh.. kalau mau menikmati bisa di http://www.vemale.com/inspiring/lentera/76221-mereka-bilang-aku-nggak-asyik-tapi-lihat-diriku-sekarang.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s